Pengaruh Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Kabupaten Kerinci
DOI:
https://doi.org/10.59971/jumawa.v3i2.417Keywords:
Policy, Infrastructure, WelfareAbstract
Village infrastructure development is a key factor in improving the welfare of people in rural areas. This study aims to examine the impact of village infrastructure development policies on community well-being. The methods used include quantitative and qualitative analysis through surveys and interviews with village communities in several different locations. The results showed that the improvement of infrastructure, such as roads, bridges, and other public facilities, contributed positively to the accessibility, mobility, and quality of life of the community. In addition, improving infrastructure is also closely related to improving the local economy, access to education, and health services. However, challenges in the implementation of development policies, including a lack of community participation and ineffective management, need to be considered to achieve optimal results. These findings provide recommendations for village governments to strengthen planning and community involvement in the infrastructure development process to achieve more equitable welfare.
Downloads
References
Hasan, M., & Azis, M. (2018). Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat: Strategi Pembangunan Manusia dalam Perspektif Ekonomi Lokal (Edişi Kedua).
Trenggana, W., & Vebritha, S. (2024). Peran Pemerintah dalam Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Infrastruktur Publik: Studi Mekanisme dan Kebijakan. Jurnal Publik, 18(02), 142-156.
Sutopo, D. S. (2024). Menuju desa sejahtera (Welfare Village): Pemberdayaan pembangunan pedesaan melalui perencanaan ruang partisipatif berbasis potensi desa. Jurnal Education And Development, 12(2), 274-280.
Margaretha, V. (2024). Mengurai Dampak Kebijakan Tapera Terhadap Masyarakat Indonesia: Sebuah Kajian Hukum dan Sosial. Milthree Law Journal, 1(1), 93-118.
Annisa, Y., & Fadli, M. (2024). Partisipasi Masyarakat Dalam Pemetaan Sosial Ekonomi. Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam Dan Pengembangan Masyarakat, 9(1), 117-134.
Rahman, A. Z., & Novitasari, D. (2018). Kebijakan Pembangunan Desa Melalui Pembangunan Infrastruktur Transportasi Dalam Upaya Pemerataan Pembangunan Di Desa Plesungan Kecaatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Gema Publica, 3(2), 85-91.
Asariansyah, M. F. (2013). Partisipasi Masyarakat Dalam Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Jalan (Studi Kasus Di Kecamatan Lawang Kabupaten Malang) (Doctoral dissertation, Brawijaya University).
Kian, L. (2025). Green Finance: Konsep, Teori, dan Implikasi bagi Pembangunan Berkelanjutan. Sociale: Journal of Social and Political Sciences, 1(2), 199-221.
Hombone, E. (2025). Smart Village sebagai Solusi Inovatif Pembangunan Daerah Terpencil. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(1), 122-131.
Ningrum, E. P., Sumarno, M., Nursyamsi, S. E., & Siregar, N. (2024). Faktor Terkait Kesenjangan Ekonomi dan Kesejahteraan. PRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 7(2), 116-126.
Nur, A. A. (2024). Analisis dampak pembangunan infrastruktur terhadap kesejahteraan masyarakat pedesaan di Kabupaten Bulungan. Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen, 3(1), 1-12.
Trenggana, W., & Vebritha, S. (2024). Peran Pemerintah dalam Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Infrastruktur Publik: Studi Mekanisme dan Kebijakan. Jurnal Publik, 18(02), 142-156.
Apriliyaningsih, S., Saepudin, E. A., Putri, R. A., Karmelia, A., & Sandi, M. R. (2025). Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Jalan Tol Evaluasi Dampak Pembangunan Jalan Tol Terhadap Peningkatan Konektivitas Antar Daerah, Pertumbuhan Ekonomi Regional, serta Dampaknya Terhadap Masyarakat dan Lingkungan Hidup. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(2), 44-53.
Hendrizal, H., Joni, M., Hijrat, K., Wandi, J. I., & Afnita, N. (2024). Pendidikan sebagai Investasi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat. El-Kahfi| Journal of Islamic Economics, 5(01), 81-90.
Yolanda, C., & Hasanah, U. (2024). Peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam pengembangan ekonomi Indonesia. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 2(3), 170-186.







